Ingin Punya Rumah ? Tapi Gaji Pas-Pasan ?? Lakukan Beberapa Hal ini
2017-06-08 15:40:00

Biasanya, pasangan yang baru menikah pengen punya tempat tinggal sendiri, baik itu kontrakan, rumah sewa, atau pun apartemen. Kebutuhan akan rumah tentu menjadi prioritas utama. Memang, idealnya pasangan yang baru menikah atau berencana menikah, harus sudah punya rumah sendiri. Tapi karena beban finansial, impian untuk bisa tinggal di rumah sendiri setelah menikah pun belum bisa diwujudkan.

Mengingat harganya yang terus semakin naik tiap tahunnya, maka punya rumah itu nggak semudah membalikkan telapak tangan. Dilain sisi, income hanya pas-pasan. Inilah kendala utama bagi hampir semua pasangan yang baru menikah. Tapi, bukan berarti kamu dan pasangan nggak bisa mengusahakannya, dengan strategi yang tepat, impian untuk punya rumah pun bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Beberapa strategi yang saya paparkan dibawah ini ......

     1. Mulailah Menyisihkan/menabung paling tidak 40% dari penghasilan setiap bulan

Jika kamu belum punya simpanan uang, sebaiknya mulailah menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk kebutuhan cicilan rumah. Setidaknya, minimal anda dan pasangan anda harus menabung sebesar 40% setiap bulannya dari total penghasilan kalian. Dengan catatan, kebutuhan penting lainnya sudah terpenuhi terlebih dulu. Misalnya, total gaji perbulan kalian adalah 12 juta rupiah perbulan. Setidaknya sisihkan sekitar 4jt 800ribu perbulan untuk ditabung. Dalam setahun, tabungan yang terkumpul adalah sekitar 57juta 600ribu rupiah dan sudah bisa digunakan untuk membayar Down Payment (DP) kepemilikan rumah.

Agar lebih focus dalam menabung uang tersebut, buatlah rekening tabungan khusus yang hanya akan diisi oleh tabungan cicilan rumahmu. Pastikan anda dan pasangan anda nggak menggunakan uang dari tabungan khusus tersebut untuk keperluan lain.

 

     2. Gunakan kelebihan uang anda untuk investasi jangka panjang secara bersamaan.

Belum cukup hanya dengan menabung, belum lagi jika tabunganmu terkena potongan biaya administrasinya tiap bulannya. Jika kalian punya penghasilan berjumlah cukup besar, cobalah menginvestasikan beberapa persennya untuk menunjang tabungan kalian.

Investasi ini mirip menabung di bank, kuncinya adalah disiplin. Bedanya, nilai investasi bisa naik tiap tahunnya. Coba cari produk investasi yang aman dan punya kecenderungan naik terus. Misalnya, kamu bisa berinvestasi ke deposito, obligasi pemerintah, atau saham yang aman (Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya tentang 4 Sarana Investasi Terbaik dengan Lebih Besar Mendatangkan Keuntungan). Jika sudah terkumpul cukup banyak, investasi ini bisa kamu gunakan untuk tambahan DP cicilan rumah yang anda dan pasangan anda inginkan.

         

 

     3. Cari Uang Tambahan

         

Di jaman yang susah ini kita harus pandai-pandai mencari penghasilan tambahan. Ada banyak cara yang bisa anda coba untuk memperoleh penghasilan tambahan. Berikut beberapa cara yang bisa anda coba:

  1. Jika mempunyai pengalaman unik atau tips-tips yang layak di bagi, anda dapat memcoba membuat blog dan di blog itu bisa di pasangkan iklan. Yang harus di pikirkan adalah bagaimana menulis yang menarik dan memasarkan blog tersebut sehingga banyak orang yang membacanya. Jika blog sudah ramai (pengunjung diatas 1000 orang per bulan) anda dapat mencoba menjual space iklan. Kuncinya adalah memiliki blog yang ramai oleh pengunjung.
  2. Jika ada space kosong di rumah, cobalah untuk membuka warung kecil-kecilan yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari. Jika istri tidak bekerja anda bisa memintanya untuk menjaga warung sambil mengurus anak. Siapa tahu juga nanti warungnya bisa dikembangkan menjadi besar :-D
  3. Jual keahlian yang dimiliki, misalnya jika jago bahasa Inggris bisa memulai bisnis jasa menterjemahkan dokumen. Jika jago mengajar anda bisa memberikan kursus pada malam hari. Atau jika mempunyai keahlian dalam design,  cobalah menjual jasa design logo atau brosur, dan masih banyak lagi.
  4. Menjadi makelar merupakan cara yang mudah untuk mencari penghasilan tambahan. Mungkin ada teman yang ingin menjual rumah atau mobil dan kita kenal dengan orang yang ingin membelinya, anda pertemukan mereka dan mendapatkan komisi. Menjadi agen asuransi part-time, atau juga agent property freelance juga patut dicoba.
  5. Barang-barang yang bekas yang tidak berguna lagi dapat dijual untuk memperoleh penghasilan tambahan. Misalnya bagi para wanita setelah berkeluarga, mereka dapat menjual sepatu atau tas yang tidak terpakai lagi atau menjual baju yang kesempitan, dan masih banyak lagi…
  6. Jika suka menulis dan ingin berbagi pengalaman, cobalah menulis suatu artikel dan mengirimkannya ke koran atau majalah. Anda bisa mendapatkan Rp 500.000,- atau lebih untuk satu artikel yang dimuat. Contoh artikel yang populer di tulis antara lain yang mengenai keuangan, kesehatan, hukum, social dan travelling.
  7. Apabila hobi masak, maka itu juga dapat dijadikan bisnis. Anda bisa membuka warung kecil dan menjual aneka macam kue, atau dapat juga membuka usaha chatering. Yang sedang popular saat ini adalah bisnis menyediakan sarapan dan makanan bayi, dan lain lain.
  8. Membuka toko online bisa juga menjadi sumber penghasilan tambahan. Saat ini ada sudah bisa membuat toko online dengan Rp 500.000,-. Caranya dengan membeli barang secara offline dan menjualnya ke luar daerah atau memakai sistem dropship, dimana pesanan dari customer langsung di oper ke supplier yang akan langsung mengirimkannya ke customer. Jadi anda hanya menerima pembayaran dan uangnya langsung di bayarkan ke supplier. Cara mudah membuat toko online adalah dengan menggunakan WordPress. Jika anda sudah mempunya toko online, ada baiknya anda Convert ke Wordpress, karena lebih SEO friendly.
  9. Jika ada mobil nganggur, anda dapat mencoba menyewakannya. Tapi hati-hati jangan sampai mobilnya hilang. Pertimbangkan untuk membeli GPS tracker untuk mobil yang disewakan sehingga mempermudah pelacakan.

Dan Masih banyak lagi yang bisa dilakukan untuk menambah penghasilan utaman. Meski nggak seberapa, hasil dari pekerjaan tambahan ini bisa membantu menambah uang cicilan rumah.

 

     4. Minimaliskan pengeluaran sebisa mungkin

Membeli rumah bukanlah perkara kecil dan cukup memberatkan dalam hal keuangan. Karenanya, kamu harus menekan pengeluaran agar punya tabungan yang cukup untuk membeli sebuah rumah. Usahakan untuk menekan pengeluaran yang bersifat konsumtif seminimal mungkin, terutama untuk kebutuhan hiburan, seperti nonton bioskop, nongkrong di café, dan lain lain.  Contoh-contoh lainnya seperti yang saya paparkan dibawah ini :

   1. Berbelanja di Pasar Tradisional

Saat ini, kemanapun kamu pergi, pasti selalu ada yang namanya supermarket atau paling tidak minimarket. Keberadaan mereka yang banyak dan terbilang cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari membuat kamu memilih untuk berbelanja disana, apalagi dengan kenyamanan tempat belanjanya yang bersih dan ber-AC, berbeda dengan pasar tradisional yang sedikit kurang nyaman. Ditambah lagi dengan berbagai promosi yang mereka tawarkan bagi konsumennya sehingga kamu semakin tertarik untuk berbelanja disana dan tidak mau belanja di pasar tradisional.

         

Nah, kebiasaan inilah yang membuat kamu semakin sulit untuk menghemat pengeluaran rumah tanggamu. Harga yang dipatok untuk barang yang sama di supermarket umumnya lebih mahal daripada di pasar tradisional. Perbedaan harganya bisa saja sedikit ataupun banyak, sehingga akan berpengaruh pada besarnya pengeluaranmu. Jadi kalau mau menghemat pengeluaran, berbelanjalah di pasar tradisional saja.

   2. Minimalisir Biaya Transportasi

         

Sepertinya sudah hampir semua orang di kota besar memiliki kendaraan, baik itu motor ataupun mobil. Di kota besar, memiliki kendaraan pribadi memang diperlukan untuk memudahkan kamu bertransportasi. Namun, dengan memiliki kendaraan, pengeluaran rumah tanggamu juga jadi bertambah, karena adanya biaya servis, bensin, tol, dan parkir. Yang bisa kamu lakukan untuk berhemat adalah pemakaian kendaraan untuk jarak-jarak yang bisa diraih dengan berjalan kaki atau gunakan sepeda. Selain hemat, kamu juga lebih sehat.

   3. Kurangi Hangout

         

Kebiasaan buruk yang sering dilakukan banyak orang saat ini adalah keseringan hangout. Pergi nongkrong bersama teman-teman memang diperlukan sebagai bagian dari bergaul, tapi bukan berarti kamu harus melakukannya setiap hari. Mengapa? Karena ketika hangout kamu pasti akan mengeluarkan uang, berapapun nominalnya tetap saja itu uang.

   4. Carilah program rumah murah/yang sedang promo atau bersubsidi.

         

Saat sekarang-sekarang, pemerintah sedang giat membuat program sejuta rumah untuk rakyat. Salah satunya yaitu Rumah Minimalis , dan dengan mendorong pengembang perumahan untuk membuat rumah sederhana yang disubsidi pemerintah sehingga harganya lebih terjangkau. Dengan syarat tertentu, kamu bisa mendapatkan rumah semacam ini. Atau, kamu juga bisa mencari tahu ke berbagai pengembang, apakah mereka menyediakan rumah murah. Nah, biasanya mereka juga punya rumah terjangkau untuk dijual ke karyawan, lho. Kamu bisa mendapatkannya dengan harga karyawan jika punya kenalan.

 

Demikian beberapa pemaparan singkat tentang "Ingin Punya Rumah ? Tapi Gaji Pas-Pasan ??"

Semoga Bermanfaat !!

 

 



© 2014 - 2025 G-Land Property