Investasi Rp 1 Triliun, IKEA Buka Cabang di Kota Baru Parahyangan
2019-03-22 00:00:00

BANDUNG, KOMPAS.com —

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut perusahaan ritel furnitur asal Swedia akan membuka cabang di kompleks elite Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat. Hal itu terungkap sewaktu Ridwan menerima audiensi Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia  Bagas Hapsoro di Gedung Sate Bandung, Rabu (20/3/19) kemarin. "Pertama, investasi Rp1 triliun akan hadir di Jawa Barat, yaitu akan dilaksanakan ground breaking IKEA di Kota Baru Parahyangan, jadi ini menandakan saya bantu betul, saya carikan tanahnya supaya mereka tidak ke mana-mana," ujar Emil, sapaan akrabnya, Kamis (21/3/2019).

Rencananya prosesi peletakan batu pertama akan dilakukan pada 28 Maret 2019. Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Provinsi Jawa Barat Eddy Nasution mengatakan, pembangunan IKEA di Bandung Barat menjadi pembuka kerja sama antara Pemprov Jabar dan pemerintah Swedia. Ia menambahkan, pihak Kota Baru Parahyangan menyediakan lahan seluas lima hektar untuk proyek tersebut. "IKEA itu di Indonesia cuma satu di Alam Sutera. Kalau datang ke sana kayak pasar malam.

Akhirnya, timbul ide bagaimana hubungan Jawa Barat dengan Swedia dimulai dari IKEA dulu. Luasnya satu hektar dari total lima hektar lahan yang disiapkan. Konsepnya B to B, lebih bagus begitu," ujarnya. Sebagai timbal baliknya, Pemprov Jabar meminta Dubes Indonesia untuk Swedia membuat kafe kopi di Jabar di salah satu kota di Swedia. "Nah sebaliknya Pak Gubernur minta semacam kafe Indonesia di Swedia entah di Stockholm atau di mana yang penting ada ikon Jawa Barat untuk menempatkan kopi-kopi kita. Dubes kita diharapkan bisa merealisasikan," katanya.

Hal ini akan menjadi magnet dan keuntungan tersendiri bagian dunia properti di Bandung Barat. Jika ini terealisasi maka Bandung Barat bisa menjadi ikon dunia pada masa yang akan datang. Jelas menjadi keuntungan besar di mana Kota Baru Parahyangan akan semakin dikenal oleh dunia.

 



© 2014 - 2019 G-Land Property