Rumah Tradisional Sumatera Utara Nias Indonesia
2017-07-08 15:06:42

     assalamualaikum Brother Sister...

Kali ini saya akan membahas tentang Rumah Tradisional.

Sudah tidak asing lagi yah bagi kita apa itu Rumah Tradisional.

Mungkin bagi anak-anak zaman sekarang sudah jarang melihat rumah tradisional bahkan ada yang tidak pernah lihat. 

     Rumah Tradisional adalah rumah yang dahulu kala di bangun oleh kakek dan nenek moyang kita, yang dimana rumah tradisional ini merupakan rumah generasi ke generasi dimana rumah tradisional ini juga merupakan rumah yang menggambarkan adat dan budaya suatu wilayah, daerah maupun suku .

Rumah Tradisional juga melambangkan tata cara kehidupan masyarakat yang ada dalam suku tersebut, baik itu dari segi ekonominya juga.

     Apabila kita perhatikan, di Indonesia sendiri terdiri dari beberapa wilayah dan suku - suku yang beragam macamnya, yang terdiri dari sekitar 1.340 suku, dan setiap suku memiliki adat istiadat yang berbeda beda, mulai dari segi bahasa, maupun kebiasaan-kebiasaan seperti yang kita tau yaitu keyakinan.

     Rumah Tradisional lebih identik dengan bangunan yang terbuat dari bahan bahan kayu. Jarang sekali dan bahkan tidak ada rumah tradisional yang terbuat dari beton atau semen-semen. Kayu yang digunakan pun dalam pembuatan rumah tradisional yaitu kayu kayu yang berkualitas, dalam pemilihan kayu dan pembuatannya juga dilakukan oleh orang orang atau tukang tukang yang ahli dan mengerti tentang kayu.

Nah dibawah ini saya akan paparkan salah satu Rumah Tradisional yang terletak di Sumatera Utara, Nias, Indonesia 

     Di Nias Rumah Tradisional atau rumah ada itu di sebut dengan "OMO HADA" atau "OMO SEBUA" . 

Rumah Adat Nias atau Omo Hada merupakan rumah yang menyimbolkan kemegahan masyarakat suku nias pada zaman dulu. Memang rumah Omo Hada ini sama sekali tidak menggunakan paku besi dalam mengaitkan setiap kayu kayunya, hanya menggunakan pasak kayu, namun terbukti kokoh dan dapat bertahan lama bahkan masih ada sampai sekarang . 

         

Bahan - bahan material yang gunakan dalam pembuatan rumah adat nias atau Omo Hada nias yaitu 

1. Batu Gehomo

    Batu gehomo merupakan batu yang permukaanya rata dan digunakan untuk menyanggah tiang ehomo ( yang memisahkan tiang ehomo dengan permukaan tanah ) 

2. Batu Ndriwa

    Batu ndriwa merupakan batu yang permukaanya rata dan digunakan untuk menyanggah tiang ndirwa ( yang memisahkan  tiang ndriwa dengan permukaan tanah )

3. Ehomo

    Ehomo adalah tiang yang berbentuk bulok bulat yang digunakan sebagai penyanggah dari bangunan yang peletakkannya secara vertikal. kayu yang di gunakan adalah kayu berua dan kayu manawa dano .

4. Ehomo Mbumbu

    Ehomo mbumbu merupakan tiang yang digunakan untuk menyanggah bagian atap dari bangunan tersebut 

5. Fafa

    Fafa dalam bahasa indonesia yaitu papan dimana ini fafa ini juga digunakan untuk / sebagai penutup tembok yang terbuat dari kayu manawa dano dan kayu berua. penggunaan fafa ini juga untuk daro daro atau untuk tempat duduk dan untuk gahembato yang artinya papan yang digunakan untuk lantai.

6. Gaso Matua ( Fanimba ) 

    Gaso matua atau fanimba merupakan kayu yang digunakan sebagai kerangka dari bangunan tersebut

7. Jepitan Mbumbu

    Jepitan mbumbu merupakan kayu yang digunakan di bagian atas bangunan ( atap ) yang penyusunannya berbentuk "X"

8. Kapita

    kapita merupakan kayu yang digunakan untuk menyanggah atap yang peletakkannya secara horizontal

9. Lago-Lago

    Lago-lago merupakan  kayu papan yang tebal yang di letakkan pada bagian kiri dan kanan bangunan secara membujur, yang fungsi nya untuk menjepit seluruh struktur bagian bawah atap dari bangunan tersebut 

10. Lali'owo

      Lali'owo merupakan kayu balok yang fungsinya untuk menyanggah papan lantai yang peletakkannya secara membujur.

11. Oto Mbao 

      Oto mbao merupakan kayu yang berfungsi untuk menopang dan menahan menambah kekuatan pada ehomo sebagai anti gempa 

12. Sago

      Sago merupakan penutup atap dari sebuah bangunan rumah tradisional yang terbuat dari daun rumbia, dalam kata lainnya yaitu genteng

13. Sicholi

      Sicholi merupakan kayu tebal yang fungsinya untuk menjepit seluruh bagian struktur lantai bangunan (Ahe Mbato) yang peletakkannya di bagian kiri dan kanan bangungan secara membujur dan ujung sicholi ini akan di bentuk secara melengkung keatas dan dapat di beri beragam rias ukiran

14. Siloto

      Siloto merupakan kayu balok yang digunakan untuk menyanggah papan lantai bangunan rumah tradisionall yang peletakkannya secara melintang

15. Sirau

      Sirau merupakan penyangga

16. Ora

      Ora merupakan tangga kayu

17. Toga - Toga ( Balo )

      Toga ( balo - balo ) merupakan kayu balok yang menutup ujung Laliowo dan menyanggah posisi Laso

18. Tohu - Tohu

 

Diatas adalah bahan bahan yang di gunakan untuk pembuatan rumah adat nias atau Omo Hada.

disetiap daerah beda beda bentuk dan bahan bahan yang digunakan pun beragam ragam.

 

     Demikian Ulasan singkat tentang salah satu Rumah Tradisional atau Rumah Adat yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat.

 

 

 

      

 



© 2014 - 2017 G-Land Property