Kabar Gembira, TOL SOROJA akan beroperasi penuh bulan SEPTEMBER
2017-07-05 15:34:44

BANDUNG, (PR).-

            Jasa Sarana, Badan Usaha Milik Daerah Privinsi Jawa Barat sebagai salah satu pemegang saham PT Citra Marga Lintas Jawa Barat (CMLJ), pemegang proyek Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) menargetkan Tol Soroja bisa beroperasi penuh pada September 2017 atau triwulan tiga tahun ini. Jasa Sarana pun meminta maaf kepada warga yang selama ini berharap Tol Soroja segera rampung. Karena ada beberapa kendala, pengoperasian jalan tol tersebut terus di undur.

            Direktur PT Jasa Sarana Mulyadi mengatakan, pembangunan fisik Tol Soroja hingga akhir Mei lalu sudah mencapai 74 persen. Pada Agustus tahun ini diperkirakan proses kontruksi sudah tuntas seluruhnya.

            “Saat ini pertimbangan pintu Tol Soroja sudah dimulai, nanti disambungkan ke Celeunyi,” ujar Mulyadi, Kamis (29/6/2017).

            Menurut dia, proyek tersebut sudah terlambat 6 bulan dari target pengoperasian awal. Hal itu karena adanya pembahasan pembebasan lahan. Di antaranya terkait dua masjid yang terletak di badan jalan Tol. Selain itu, kada dia, masalah cuaca juga menjadi kendala. Tak hanya itu, tanah yang sebelumnya berupa urukan kini menjadi beton jug asedikit menimbulkan kendala. “Ada masalah irigasi juga. Kalau diuruk, semua akan berpotensi  menimbulkan banjir besar. Maka, ini ada upaya agar penyerapan air masih leluasa,” ucap dia. Lebih jauh, Jasa Sarana yang memiliki saham 10 persen di CMLJ berharap jalan Tol segera selesai agar bisa menjadi solusi mengurangi kemacetan, menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar, serta lingkungan yang tetap terjaga terutama untuk daerah resapan air.

cisumdawu

            Sementara itu, selain jalan Tol Soroja, Jasa Sarana pun memiliki andil pada proyek jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang masuk dalam Perpres tentang Proyek Strategis Nasional. Saat ini proyek yang di proyeksikan menelan biaya investasi mencapai Rp 8,4 trilliun ini terus dipercepat pengerjaannya. Jalan Tol sepanjang 58,5 km ini dibangun dalam 6 seksi. Nantinya, jalan Tol Cisundawu akan menjadi penunjang menuju Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka.

            PT Jasa Sarana bersama PT Citra Marga Nusaphala Persada, Tbk, PT Waskita Toll Road, PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Brantas Abipraya telah membentuk anak perusahaan yang merupakan badan usaha jalan tol untuk jalan Tol Cisumdawu yaitu PT Citra Karya Jabar Tol .

            Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), hingga 27 April 2017, total perkembangan kontruksi jalan tol ini telah mencapai 21,87%. Dari 6 seksi ruas jalan tol yang di bangun, seksi 2 mengalami perkembangan paling maju mencapai 79,10%.

            Untuk pembebasan laha, jalan tol Cisumdawu juga terus menunjukkan perkembangan. Masih dari data BPJT, pembebasan tanah untuk seksi 1 Cileunyi-Tanjung Sari 14,70 km telah mencapai 69,86%, seksi 2 Tanjungsari-Sumedang 19,2 km telah mencapai 95,26%.

            Berikutnya adalah pembebasan lahan untuk seksi 3 Sumedang-Cimalaka sepanjang 3,15 km yang telah mencapai 98,08%. Sementara, seksi 4 Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 km telah mencapai 1,64%, (Novianti Nurulliah)***



© 2014 - 2017 G-Land Property